Monthly Archives: April 2012

(Masih) Halaman Rindu

Standar

Rindu tidak hanya soal kamu

Aku bisa saja memaksa kamu datang untuk menemui aku, kemudian kita bertemu

Tapi rindu tidak hanya sampai di situ

Rindu itu…

Pada semua yang ada pada dirimu

Yang hilang satu per satu dan kini semua abu-abu

Kamu samar, cintamu samar-samar, hadirmu samar-samar hingga akhirnya terbang bebas, benar-benar bebas hingga aku tak dapat lagi menggapaimu.

Halaman Rindu

Standar

Halaman itu bernama rindu, ketika kamu tak kunjung datang saat ku tunggu-tunggu.

Halaman itu bernama kenangan, ketika kau memutuskan untuk pergi dan tak pulang-pulang.

Kini halaman itu menjadi buku. Tebal, berisi rindu dan kenangan.

Kini hati ini menjadi batu. Kebal, terhadap kamu dan pesakitan.

Karena proposal, mataku telah terbiasa tidur terlalu larut malam.

Karena kau tinggal, hatiku telah terbiasa tanpa kamu dan perhatian.